Agam-Sumbar, suaraadhiyaksa.com
Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Agam nyatakan komitmen untuk kawal dan sukseskan program unggulan Pemerintah Kabupaten Agam, "Nagari Creative Hub (NCH) Berbasis Surau."
Langkah ini dinilai sebagai terobosan strategis dalam mengembalikan fungsi surau sebagai pusat peradaban, sekaligus menjadi ruang inkubasi kreativitas dan ekonomi digital bagi generasi muda di Ranah Minang.
Ketua DPD KNPI Kabupaten Agam, Fadli Rahmadi, S.Hut, menegaskan pemuda tidak boleh lagi menjadi penonton objek pembangunan. Pemuda harus tampil sebagai subjek dan motor penggerak utama.
"KNPI Agam siap berdiri di garda terdepan untuk menyukseskan program ini. Kita ingin menjadikan surau bukan sekadar tempat ibadah semata, melainkan pusat inovasi, tempat lahirnya para pembuat konten positif, pengembangan UMKM, hingga ruang diskusi pariwisata bagi pemuda," ujar pemuda yang akrab disapa Bung Fadli Panduko tersebut, Jumat, 10 Juli 2026.
Menurutnya, program Nagari Creative Hub Berbasis Surau sangat sejalan dengan visi kepemudaan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, tanpa melupakan akar adat dan agama.
"Ini adalah ruang di mana digitalisasi berpadu mesra dengan nilai Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK)," tambahnya.
Sinergi pemuda dengan filosofi surau ini telah dimulai sejak awal kepengurusan DPD KNPI Agam Periode 2025–2029. Sebagai refleksi gerakan moral "Bangkik dari Surau", prosesi pelantikan pengurus KNPI Agam secara sakral digelar di Surau Ka'bah, Kecamatan Ampek Angkek.
Komitmen itu dilanjutkan dengan aksi nyata. KNPI Agam menginisiasi pembangunan Surau Fastabiqul Khairat bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Malalak.
Pembangunan surau di daerah rawan bencana ini menjadi bukti pemuda Agam memiliki kepekaan sosial tinggi dan mampu menghadirkan solusi cepat bagi pemulihan psikologis serta spiritual warga pascabencana.
Demi keberlanjutan program, KNPI Agam akan mematangkan blueprint keterlibatan pemuda dalam Rapat Pleno Program dan Kepengurusan yang dijadwalkan Juli ini.
"Kita akan memetakan potensi kader dan klaster surau yang siap diaktivasi," jelas Fadli.
Lebih lanjut, KNPI Agam juga mengusulkan kepada Pemda Agam agar menjadikan daerah terdampak bencana sebagai pilot project utama Nagari Creative Hub.
"Kami meminta agar surau kreatif tidak hanya menjadi pusat ekonomi baru, tetapi juga menjadi instrumen trauma healing, pemulihan ekonomi warga, sekaligus benteng pertahanan sosial bagi masyarakat yang sedang bangkit dari ujian bencana," tegasnya.
Dengan kapasitas literasi digital pemuda, KNPI Agam optimis program ini akan melahirkan gerakan sosial masif. Lewat jaringan pemuda di seluruh kecamatan dan nagari, ekosistem kreatif berbasis surau diharapkan mampu mencetak generasi pelaku ekonomi kreatif baru yang berkarakter madani.
2450 view
2428 view
2209 view
2189 view
2179 view
2003 view
1319 view
1108 view
1015 view
989 view