Solsel-Sumbar, suaraadhiyaksa.com
Harapan masyarakat di perbatasan Kabupaten Solok Selatan dan Kabupaten Dharmasraya untuk memiliki akses jalan akhirnya terealisasi. Ruas jalan Sungai Sungkai – Log Batu Sandi yang dulunya ibarat susah dilalui karena rusak parah dan berlumpur, kini telah bertransformasi menjadi jalan aspal mulus sepanjang jalan yang melewati area perbukitan.
Perubahan signifikan ini bentuk perhatian dan aksi nyata dari Pemerintah Pusat melalui Program Inpres Jalan Daerah (IJD). Pengerjaan proyek strategis ini dilaksanakan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Sumatera Barat.
Kegiatan pekerjaan Peningkatan Jalan S. Sungkai – Log Batu Sandi / Batas Dharmasraya di Kabupaten Solok Selatan ini memiliki sumber dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025-2026 dengan biaya Rp 65.177.490.000. PT. Arafah Alam Sejahtera sebagai kontraktor pelaksana, dengan pengawasan konsultan dari supervisi KSO PT. Eskapindo Matra, PT. Jasa Mitra Manunggal, dan PT. Indec Internusa.
Peningkatan status jalan ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur fisik, tetapi upaya strategis memperkuat konektivitas antar-wilayah. Jalan aspal ini membuka aksesibilitas yang jauh lebih baik bagi masyarakat.

Pasca pekerjaan, dampaknya mulai dirasakan langsung. Mobilitas warga semakin lancar, waktu tempuh antar-kabupaten terpangkas, dan biaya distribusi hasil pertanian serta perkebunan seperti karet dan sawit menjadi lebih efisien. Perekonomian di kedua kabupaten pun diproyeksikan tumbuh seiring kemudahan akses pasar.
“Setiap ruas jalan yang terbangun bukan hanya menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata dan membuka peluang menuju masa depan yang lebih baik bagi masyarakat,” pesan resmi KemenPU dengan jargon ‘Sigap Membangun Negeri Untuk Rakyat’.
Masyarakat Solok Selatan sangat bersyukur dengan perubahan besar yang dirasakan.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur sekali. Dulu jangankan mobil, motor saja sering terbenam kalau lewat sini. Sekarang jalan kami sudah bagus, seperti aspal di kota-kota besar,” ungkapnya lega.
Apresiasi juga datang dari petani dan pekebun. Kini truk pengangkut hasil bumi dapat melaju tanpa hambatan, memastikan komoditas sampai ke pasar dalam kondisi segar dan tepat waktu.
Program IJD ini tidak hanya memuluskan jalur transportasi, tetapi juga mengalirkan urat nadi perekonomian baru dan mengukir senyum masyarakat Solok Selatan hingga Dharmasraya.(Jeje)
2398 view
2250 view
2183 view
2168 view
2057 view
1982 view
1321 view
1108 view
1020 view
990 view