Paniai, suaraadhiyaksa.com
Kehadiran prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 2 Marinir di tengah masyarakat Kampung Pasir Putih, Distrik Ekadide, Kabupaten Paniai, kembali diwujudkan melalui aksi sederhana yang menyentuh langsung kehidupan warga. Di sela pelaksanaan tugas pengamanan wilayah, para prajurit turut membantu mama-mama Papua yang beraktivitas menjual hasil bumi dari kebun mereka, Sabtu (26/9/2026).
Bagi masyarakat setempat, hasil kebun bukan sekadar komoditas yang diperjualbelikan, tetapi menjadi bagian penting dari kehidupan dan sumber pendapatan keluarga. Sayuran, buah-buahan, serta beragam hasil pertanian lokal yang dibawa ke tempat penjualan merupakan hasil dari kerja keras masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Melihat aktivitas tersebut, prajurit Marinir tidak sekadar melintas atau menjalankan tugas pengamanan, tetapi memilih untuk berinteraksi dan memberikan dukungan secara langsung. Sebagian hasil bumi dibeli oleh prajurit, sementara lainnya turut ditawarkan kepada masyarakat sekitar sehingga membantu membuka peluang agar dagangan mama-mama Papua lebih cepat terserap.
Suasana interaksi berlangsung dalam nuansa kekeluargaan. Percakapan sederhana antara prajurit dan warga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat di wilayah penugasan. Kehadiran prajurit di tengah aktivitas warga juga memberikan ruang bagi terjalinnya hubungan sosial yang tidak hanya terbatas pada aspek keamanan.
Komandan Satgas Yonif 2 Marinir, Letkol Marinir Helilintar Setiojoyo Laksono, S.E., mengatakan bahwa keberadaan prajurit di wilayah tugas harus mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
“Keberadaan kami di sini bukan hanya untuk melaksanakan tugas pengamanan, tetapi juga bagaimana kami dapat hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Dukungan terhadap mama-mama Papua yang menjual hasil kebun merupakan salah satu bentuk kepedulian yang dapat kami lakukan secara langsung,” ujarnya.
Menurutnya, dukungan terhadap kegiatan ekonomi masyarakat dapat dilakukan melalui langkah-langkah sederhana. Dengan membeli maupun membantu memasarkan hasil bumi warga, prajurit turut memberikan apresiasi terhadap usaha masyarakat yang mengandalkan sektor pertanian sebagai salah satu sumber penghidupan.
Bagi mama-mama Papua, dukungan tersebut menjadi penyemangat dalam menjalankan aktivitas mereka. Hasil kebun yang dibawa untuk dijual merupakan buah dari pekerjaan yang dilakukan secara rutin, sehingga perhatian dan interaksi positif dari prajurit memberikan nilai tersendiri bagi masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa komunikasi antara aparat dan masyarakat dapat dibangun melalui berbagai aktivitas sehari-hari. Tidak selalu melalui kegiatan berskala besar, kedekatan dapat tumbuh dari interaksi sederhana, kepedulian, serta kemauan untuk hadir dan membantu ketika masyarakat membutuhkan.
Melalui pendekatan tersebut, Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 2 Marinir terus berupaya menjaga hubungan baik dengan masyarakat di wilayah penugasan. Kehadiran prajurit diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat setempat.
Dukungan terhadap mama-mama Papua di Kampung Pasir Putih menjadi salah satu gambaran bagaimana tugas pengamanan dapat berjalan berdampingan dengan kepedulian sosial. Dari hasil bumi yang sederhana, terbangun ruang perjumpaan antara prajurit dan masyarakat yang memperkuat semangat kebersamaan di tanah Papua.
(Tim Penerangan Satgas Habema Yon 2 Marinir/Red)
2137 view
1756 view
1650 view
1454 view
1416 view
1220 view
1207 view
1117 view
1036 view
1016 view