Sumbar, suaraadhiyaksa.com (13/02/2026)
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Barat, Muhibuddin, undang wartawan dan penggiat anti korupsi bersilaturahmi di Aula Kejati Sumbar, Jumat (13/2/2026). Acara ini bertujuan mempererat hubungan antara Kejati Sumbar dengan media untuk meningkatkan kesadaran anti korupsi dan bersinergi dalam meyelamatkan keuangan negara.
Saat diskusi, Jeje salah satu wartawan memberikan usulan untuk membuat agenda Coffe Morning satu kali dalam sebulan.
"Saat Coffe Morning, kita dapat berdiskusi positif serta saling berbagi informasi," ungkap Jeje.
Selanjutnya Jeje juga berharap agar pihak kejaksaan lebih terbuka kepada media, agar bisa dipublikasikan kepada masyarakat.
"Misalnya, perkara ini dihentikan karena kelengkapan 2 alat bukti tidak mencukupi. Hal ini agar masyarakat tidak berpikir liar atau membuat pandangan negatif terhadap aparat penegak hukum," paparnya menambahkan.
Kejati Sumbar menanggapi usulan Coffe Morning menjadi agenda bulanan. Ia juga meneruskan kepada semua Kejari se-Sumbar untuk menindaklanjuti usulan ini.
Muhibuddin, yang baru saja dilantik sebagai Kepala Kejati Sumbar, menekankan pentingnya sinergi antara Kejati dan masyarakat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.
"Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja dan integritas dalam penegakan hukum," ujarnya.
Acara silaturahmi ini, Kajati Sumbar didampingi seluruh asisten sebagai pejabat struktural bersama jajarannya lainnya, serta juga dihadiri oleh para Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) se-Sumbar, yang baru saja dilantik pada Juli 2025. Mereka antara lain adalah Kajari Solok, Kajari Padang Panjang, Kajari Sawahlunto, Kajari Padang Panjang, Kajari Pariaman, Kajari Padang, Kajari Kepulauan Mentawai dan lainnya.
"Diharapkan kita bersama dapat memperkuat hubungan antara Kejati Sumbar dan Kejari se-Sumbar dengan media," pungkasnya kembali menegaskan.(Jhoni M)
2925 view
2874 view
2560 view
2527 view
2274 view
2119 view
1242 view
1076 view
1063 view
1036 view