Ransiki, Manokwari Selatan - suaradhiyaksa.com
Tak ada waktu jeda bagi Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodam XVIII/Kasuari wilayah Kodim 1808/Mansel. Sesaat setelah Upacara Pembukaan TMMD resmi digelar, Selasa (13/10/2026), pasukan langsung tancap gas melakukan pengedropan material ke sasaran pembangunan di Kampung Yamboi, Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan.
Truk pengangkut material yang membawa semen, pasir, batu, kayu, dan besi bangunan tiba di Yamboi pada siang hari. Material tersebut akan menjadi modal utama untuk mengejar target pembangunan infrastruktur yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan membuka keterisolasian warga.
Pemandangan yang mengharukan kembali tersaji. Kehadiran personel TNI tidak membuat warga hanya menjadi penonton. Begitu truk berhenti, mama-mama, bapak-bapak, hingga para pemuda Yamboi langsung berhamburan dengan penuh sukacita menghampiri.
Tanpa dikomando dan tanpa rasa canggung, warga langsung berbaur dengan personel TNI mengangkat dan menurunkan material secara estafet. Ada yang memikul semen di bahu, ada yang menggotong kayu bersama anggota TNI, bahkan anak-anak pun ikut membantu membawa material yang ringan. Semangat gotong royong yang sudah lama menjadi nafas orang Papua, berpadu sempurna dengan semangat Manunggal TNI.
"Kami senang sekali. Ini bukti TNI memang peduli dengan kesulitan kami. Kalau bangun sama-sama begini, pekerjaan berat jadi ringan. Kami masyarakat Yamboi siap kawal sampai TMMD selesai," ungkap salah seorang tokoh pemuda Kampung Yamboi dengan antusias.
Kegiatan pengedropan material ini menjadi sinyal kuat bahwa TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel bukan sekadar program seremonial. Ini adalah kerja nyata dan gerak cepat.
Dandim 1808/Mansel Letkol Czi Sunandar Parius Sudarmono, S.E., M.I.P., M.M., melalui Danramil jajaran menegaskan bahwa percepatan drop material adalah kunci agar pekerjaan fisik bisa segera dimulai dan selesai tepat waktu sebelum penutupan.
"Kebersamaan TNI dan masyarakat Yamboi hari ini luar biasa. Material sudah tiba, semangat rakyat juga sudah meluap. Inilah esensi TMMD yang sebenarnya. TNI tidak bisa bekerja sendiri, keberhasilan TMMD adalah keberhasilan rakyat. Dengan gotong royong ini, kita yakin semua sasaran di Manokwari Selatan akan tercapai," tegasnya.
Dengan material yang sudah tergelar di lokasi, Satgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel bersama warga Kampung Yamboi dijadwalkan mulai mengerjakan sasaran fisik pada Rabu pagi. Kekompakan yang terjalin sejak hari pertama ini menjadi modal sosial paling berharga untuk menyukseskan TMMD di Kabupaten Manokwari Selatan
2076 view
1681 view
1546 view
1341 view
1229 view
1159 view
1142 view
1056 view
1053 view
908 view