Paniai, suaraadhiyaksa.com
Kehadiran prajurit TNI bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga menjadi sahabat dan tempat berbagi cerita bagi masyarakat. Semangat inilah yang ditunjukkan personel Satgas Habema Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 2 Marinir saat menyambangi sebuah sekolah di Kampung Tuguwai, Distrik Aweida Kabupaten Paniai, untuk menyapa sekaligus mendengarkan keluh kesah para guru dan murid, (17/10/26).
Kunjungan tersebut menjadi momen penuh kehangatan ketika para prajurit singgah di dengan lingkungan sekolah. Para prajurit hadir dengan pendekatan humanis, membangun komunikasi yang akrab serta memberikan ruang bagi guru dan murid untuk menyampaikan cerita, harapan, dan berbagai persoalan yang mereka hadapi.
Dalam perbincangan yang berlangsung penuh kekeluargaan, para guru menyampaikan keluh kesah serta tantangan yang dihadapi dalam menjalankan tugas mulia mencerdaskan anak-anak Papua. Sementara itu, para murid juga mendapat kesempatan berinteraksi langsung dengan prajurit, berbagi cerita tentang kehidupan sekolah dan harapan mereka untuk masa depan.
Dansatgas Yonif 2 Marinir Letkol Marinir Helilintar Setiojoyo Laksono, S.E. menyapaikan Interaksi tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa di balik semangat anak-anak Papua untuk meraih cita-cita, terdapat perjuangan para guru yang terus mengabdikan diri demi masa depan generasi penerus bangsa.
"Melalui komunikasi yang hangat dan penuh rasa kekeluargaan, Satgas Habema Yonif 2 Marinir ingin menunjukkan bahwa prajurit TNI tidak hanya hadir sebagai penjaga kedaulatan dan keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang siap mendengar, peduli, dan memberikan dukungan moral bagi pendidikan." Pungkas Dansatgas
2059 view
1670 view
1539 view
1345 view
1243 view
1147 view
1139 view
1066 view
1064 view
925 view